Ciamis - Suasana haru sekaligus penuh harapan menyelimuti Aula Desa Karyamukti, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, pada Selasa (07/07/2026). Di sanalah, sebuah agenda penting bertajuk Komunikasi Sosial digelar, mengumpulkan berbagai elemen masyarakat untuk satu tujuan mulia: merembuk pencegahan stunting di tingkat desa. Saya merasakan betapa seriusnya para hadirin menanggapi isu krusial ini, sebuah langkah awal yang sangat berarti bagi masa depan anak-anak kita.
Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan biasa. Ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap generasi penerus bangsa, memastikan mereka tumbuh sehat, cerdas, dan bebas dari ancaman gizi buruk yang dapat menghambat potensi mereka. Serka Junaidi, Babinsa setempat, hadir dengan semangat membara, menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung program-program pembangunan desa, terutama yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat.
"Kita harus bergerak bersama, bahu-membahu, agar tidak ada lagi anak-anak di desa kita yang mengalami stunting. Peran kita semua sangat penting, " ujar Serka Junaidi dengan nada tegas namun penuh kehangatan. Pengalamannya di lapangan membuatnya memahami betul urgensi dari setiap dialog yang terjalin.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh Camat Banjaranyar, Ari Angga R, S.Kep., Ners, MM, serta Kepala Desa Karyamukti, Andry Suwandi, dan Ketua BPD Karyamukti, Udin Suryana. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah dan desa dalam upaya serius memberantas stunting. Diskusi yang mengalir menunjukkan berbagai gagasan inovatif dari para pemangku kepentingan, semuanya demi terwujudnya generasi yang lebih baik.
Dengan semangat kebersamaan yang terpancar kuat, rembug stunting di Desa Karyamukti ini diharapkan menjadi permulaan dari serangkaian aksi nyata yang berkelanjutan. Mengingat setiap anak adalah harapan bangsa, upaya pencegahan stunting ini adalah investasi terbaik untuk masa depan Ciamis yang lebih sehat dan sejahtera. (PERS)

Updates.